Rabu, 22 Mei 2013

PAST CONTINUOUS TENSE


A. POLA KALIMAT

A.    KALIMAT VERBAL
+
Subject + was/were + V-ing
-
Subject + was/were + not + V-ing
?
Was/were + Subject + V-ing?

Contoh kalimat:
(+) He was reading  a newspaper.
 (Dia (lk) sedang membaca koran.)
(-)  He was not reading  a newspaper.
(Dia (lk) tidak sedang membaca koran.)
(?) Was  he reading  a newspaper?
(Apakah dia (lk) sedang membaca koran?)

B. KALIMAT NOMINAL

Pola kalimat Nominal bentuk Past Continuous Tense sama sengan pola pada tenses Simple Past.


PAST TENSE
PAST CONTINUOUS TENSE
+
She was sad yesterday.
She was sad yesterday morning.
-
She was not sad yesterday.
She was not sad yesterday morning.
?
Was she sad yesterday?
Was she sad yesterday morning?

 B. KETERANGAN  WAKTU
v  All morning yesterday                  : Sepanjang pagi kemarin.
v  At 07.00 a’clock yesterday         : Pada jam 7 kemarin.
v  When...                                              : Ketika
v  While...                                               : Sementara
v  As...                                                     : Pada saat/sewaktu
v  At the same time yesterday        : Pada jam sama kemarin

 C. PENGGUNAAN
1.      Mengungkapkan aktivitas yang sedang berlangsung di masa lampau.
Contoh:
                                      i.            Jack was having an exercise at 06.00 yesterday.
(Jack sedang berolahraga pada jam 6 kemarin)
                                    ii.            We were watching a television at 08.00 last night.
(Kami sedang menonton televisi jam 8 tadi malam.)

2.      Untuk menyatakan aktivitas yang sedang terjadi ketika kejadian lain menyusul /terjadi masa lampau.
Contoh:
                                      i.            He was sleeping when I called him last night.
(Dia(lk) sedang tidur ketika aku menelepon dia tadi malam.)

                                    ii.            While I was sweeping the floor, my father was wathering plants/
(Ketika saya sedang menyapu lantai, ayahku sedang menyiram tanaman.)

Minggu, 19 Mei 2013

TUGAS BAHASA INDONESIA kelas 8


ASPEK               : MEMBACA
KOMPETENSI      : 7.2 MEMBUAT SINOPSIS NOVEL REMAJA INDONESIA.
JUDUL NOVEL     :ROMEO & JULIET
 ADA V BABAK DALAM NOVEL TERSEBUT.

            Dua keluarga yang mempunyai kedudukan tinggi di kota Verona, yaitu keluarga Montague dan keluarga Capulet. Namun, kedua keluarga tersebut memiliki dendam berkepanjangan dan menjelma menjadi kekerasan.
          Dua anak malang dari kedua keluarga ini menjadi sepasang kekasih, yaitu Romeo dari keluarga Montague dan Juliet dari keluarga Capulet. Mereka ditemukan pada sebuah pesta dari keluarga Capulet. Mereka jatuh cinta pada pandangan pertamanya. Namun,Juliet telah dijodohkan dengan seorang pemuda bernama  Count Paris. Cinta Romeo & Juliet terus bersemi. Dan mereka pun menikah melalui pernikahan rahasia di gereja tempat Bapa Laurance.
Setelah pernikahan tersebut, di jalan Verona terdapat pertikaian. Diawali dengan Tyblat menantang Romeo dan ucapannya menyinggung Mercutio. Lalu Tyblat berkelahi dan Mercutio pun kalah. Tetapi Tyblat kembali untuk menemui Romeo yang ingin membalas dendam. Mereka berkelahi dengan cepat, dan Tyblat mati ditangan Romeo. Lalu pangeran datang dan memberi Romeo hukuman diasingkan dari Verona.
Di tempat lain, Juliet yang sedang berbahagia atas pernikahannya. Seketika kaget setelah mendengar  kabar dari pengasuhnya bahwa Tyblat sepupu kesayangannya mati dan Romeo yang membunuh Tyblat mendapat hukuman diasingkan dari Verona.


Sementara itu, orang tua Juliet asyik membicarakan pernikahan Juliet dan Paris. Pada hari Selasa, ayah Juliet memutuskan akan menikahkan anaknya pada hari Kamis.  Paris datang ke tempat Bapa Laurance supaya dapat menikahkan Paris dengan Juliet. Juliet datang ke tempat Bapa Laurance untuk meminta solusi atas kejadian yang telah menimpanya.
Maka Bapa Laurance memberi tahu rencananya. Yaitu, Juliet harus pulang dengan gembira, dan bilang bahwa ia akan menikahi Paris. Malamnya, Juliet harus sendiri dan meminum ramuan. Dengan begitu, Juliet akan terlihat mati selama 42 jam. Maka saat Paris datang, Juliet akan terlihat mati dan akan dibaringkan di pembaringan terahir keluarga Capulet.
Lalu Bapa mengirim pesan pada Romeo tentang rencana ini, dan Bapa  menjaga Juliet hingga bangun. Malam harinya Romeo akan membawa Juliet  ke Mantua. Namun rencana itu tidak berjalan lancar, Juliet telah meminum ramuan dari Bapa. Kurir yang mengirim surat pada Romeo tidak bisa menyampaikannya karena ada masalah. Karena itulah semua rencana menjadi berantakan.
Romeo sudah mendengar kematian Juliet. Ia histeris dan membeli racun yang mematikan dari seorang apoteker miskin. Malamnya, Romeo dan pelayannya datang ke makam Capulet untuk mengambil cincin pernikahan dari jari Juliet. Sementara itu Paris mengamati gerak gerik Romeo. Waktu Romeo mencoba membuka pintu makam, Paris menantang Romeo untuk berkelahi. Paris pun tewas ditangan Romeo, pembantu Paris melihatnya dan memanggil penjaga.
Di dalam makam, Romeo melihat Juliet berbaring didekat Tyblat. Romeo teringat masa lalunya. Romeo meminum racunnya dan mencium bibir Juliet. Di luar makam, Bapa Laurance datang dan melihat obor menyala dimakam. Bapa khawatir ada sesuatu yang buruk, dan melihat darah di depan pintu makam.               
 Juliet bangun dan kaget melihat Romeo dan Paris mati di dekatnya. Juliet meminta Bapa Laurance supaya keluar. Penjaga  datang, dengan cepat Juliet mengambil belati Romeo dan menusukan pada perutnya. Bapa Laurance dan pelayan Romeo ditangkap. Pangeran, Capulet dan Montague datang dan menangisi kematian anaknya. Montague akan membuat patung  Juliet dari emas, dan Capulet membuat patung Romeo disamping Juliet.

Puisiku yang berjudul "FATAMORGANA"


Buah karya : Very Rizkia Dewiyanti

Desir angin malam ini
Telah menyentuh kalbuku
Dan mendorongku menulis puisi
                    Mengingatkanku akan kisah cintaku
                    Yang indah dan terangkai rapi
                    Namun, hanya di dalam angan
Khayalku semakin menjadi
Saat kubayangkan dirimu
Laksana bintang di malam hari
Yang selalu menerangi kegelapan
                    Namu, akhirnya kini kusadari
Kau telah meninggalkan ku
Biarkan semua ini tertelan waktu
Menghilang dari fikiranku
Satu rasa dalam dua jiwa
Kini menjelma menjadi kisah tak sempurna.
                   Kau membawaku
                   Kedalam lembah kesedihan
                   Kau tenggelamkan aku
Dalam lautan air mata.
Apa ini yang dinamakan cinta?
Mengapa perpisahan ini
Sangat menyakitkan
                   Mungkin ini cinta fatamorgana
                   Cinta maya yang membuatku terlena.

Rabu, 15 Mei 2013

Story Telling ku Yang Berjudul "Situ Bagendit"


 Once upon a time, in West Java there was a widow. Her name was Nyai  Bagendit. She was the richest person in the village. She had a very big house filled with a lot of jewelry. She also had many servants working for her.  Nyai  Bagendit was also known for her bad attitude. She did not like to help others.
Whenever the villagers needed some money, they borrowed the money from her. However, when they returned it, the villagers had to pay double. If they were not able to return the debt, Nyai  Bagendit would ask her servants to take the villagers belongings. Nyai  Bagendit also hated beggars. She thought that beggars were lazy people. She never felt sorry to any beggars coming to her house.
So when the old beggar came to her house, Nyai  Bagendit immediately to ask her to go.
“Go away you lazy old woman! Go out of my house!”
“Please, Nyai, give me some money or just give me some food. I’m so hungry,” said the beggar.
“Food? You asked for food? This is my house not a restaurant. Go now I don’t want to see you here!” Nyai  Bagendit than threw  a stone to the old beggar, The old beggar was very sad.
She then said, “Nyai  Bagendit, I know you are the reachest person in the village, You have anything but you never help other people. You are not grateful to God. Wait for the punishment from God. You will be punished!” The old beggar then left Nyai  Bagendit’s house.
“Ha ha ha! You are right. I’m the reachest person here. So no one can punish me,not even God can punish ne!” Nyai  Bagendit was very arrogant. Nyai  Bagendit then went back to her big house. Not long after that, an earthquake happened. Her house fell down. Nyai  Bagendit cried to help.
“Help me! Somebody please help me!” But nobody listened her crying for help. Nobody in the village felt the earthquake. Amazingly, the earthquake only happened in Nyai  Bagendit’s house. The land was opened. It was so big that the entire Nyai Bagendit house , and all her wealth were gone.
                The villagers just watch what happenend to Nyai  Bagendit and her house. They were amazed. They knew that God  punished Nyai  Bagendit for behaving badly and never  helped other people. 
Slowly, the place where Nyai Bagendit’s house stood became a lake. Since then, people named the lake as Situ Bagendit. It means Lake of Bagendit.



***
From the story,we can learn be kindness person and don’t arrogant.